4 Komponen Rem ABS dan Cara Kerjanya Pada Mobil


Banyak produsen otomotif di Indonesia yang sekarang telah lebih sadar berkaitan kehadiran feature keselamatan. Diantaranya, pemakaian rem ABS (Anti-lock Breaking Sistem) yang telah disematkan di beberapa mode yang di pasarkan di Tanah Air. 

Rem ABS akan membuat pengendara serta penumpang mobil lebih merasakan aman saat sedang meluncur di jalanan. Terutamanya, jika berlangsung pengereman tiba-tiba, rem ABS akan membuat mobil berasa lebih konstan. 

Skema anti-lock braking sendiri mempunyai empat elemen penting yang sama-sama terkait. Setiap elemen, mempunyai peranan yang berlainan. Berikut 4 elemen itu: 

1. Sensor Kecepatan 
Sensor ini bekerja membaca kecepatan putaran roda, ada di setiap roda atapun di diferensial (bergantung dari pabrikan mobil). 

2. Katup Pengereman 
Pada setiap jalan minyak rem ada katup, serta katup ini dikendalikan oleh computer atau kontroler ABS. Pada umumnya, katup rem punyai 3 tempat yang berbeda. 

Katup Tempat 1: katup dalam tempat terbuka penuh, hingga desakan minyak rem dengan penuh akan langsung dilanjutkan ke rem 

Katup Tempat 2: katup akan menghambat desakan minyak rem, hingga desakan tidak dilanjutkan ke rem walau pengendara telah mendesak rem. 

Katup Tempat 3: katup akan menghambat beberapa dari desakan minyak rem, hingga desakan hanya 1/2 yang dilanjutkan ke rem, meskpin pengendara telah mendesak rem dengan penuh. 

3. Pompa 
Manfaatnya ialah kembalikan desakan pada jalan pengereman yang dilepaskan oleh katup ke rem. 

4. Kontroler (Computer) 
Manfaatnya jadi otak yang mengatur katup serta memproses data dari sensor kecepatan. 

Langkah Kerja Rem ABS pada Mobil 

Sensor kecepatan membaca kecepatan mobil setiap waktu, serta akan mengemukakan data kecepatan itu pada kontroler. 

Untuk mobil berhenti dengan normal di kecepatan 100 km. /jam, umumnya akan dibutuhkan waktu sepanjang 5 detik. Pastinya saat Anda lakukan pengereman normal, tidak berlangsung penguncian roda. 

Lain perihal jika Anda lakukan pengereman tiba-tiba, karena itu roda akan terkunci. Waktu yang dibutuhkan untuk roda terkunci ini umumnya kira-kira 1 detik. 

Sebab kontroler telah diprogram, untuk dapat hentikan kendaraan dengan optimal, terkuncinya roda saat pengereman tidak bisa berlangsung. 

Sebelum roda terkunci, kontroler akan mendapatkan data dari sensor kecepatan serta akan memberikan instruksi katup menghambat desakan, dengan ambil katup tempat 2 atau katup tempat 3, sesuai dengan perintah dari kontroler. 

Sesudah putaran roda terdeteksi oleh sensor kecepatan, kontroler akan memberikan instruksi katup ambil tempat 1, yang akan membuat desakan minyak rem kembali serta dilanjutkan ke rem. 

Langkah kerja rem ABS di atas berlangsung dalam tempo yang cepat sekali, serta rata-rata skema ABS pada mobil saat ini dapat lakukan 15 kali proses itu hanya dalam tempo 1 detik.

Posting Komentar

0 Komentar